Thursday, November 17, 2011

Investasi Kesehatan

Satu hal penting yang bisa saya cermati saat studi di luar adalah,
'Orang Eropa tuh peduli banget sama kesehatan ya ?'

Di sana pertama-tama saya liat orang tuh bener-bener sehat makanannya,
anak mudanya banyak makan sayur (salad) dan buah, jarang makan makanan berminyak (gorengan), rajin jogging (mau cuaca jelek, dingin, ujan, selalu aja nemu orang jogging di jalan).

Kalau naek metro/ transportasi umum, saya bisa perhatikan disana kalau orang tua hampir gak ada bedanya postur tubuhnya sama orang yang muda.

Karena orang yang tua pun bisa tegap dan bodinya bagus berbentuk.
Jarang deh nemu orang yang tua, gemuk (obesitas), bungkuk dan tampang sakit, perasaan yah.

Mereka juga trend banget 'makanan organik' yang sehat, tanpa pestisida, mengurangi memakai bahan pengawet atau pewarna buatan. Juga mengurangi pemakaian bumbu tambahan seperti garam dan merica.

Gak kaya disini kalau abis makan di restoran bisa pusing dan haus luar biasa karena banyak pake pecin.

Tentu aja karena Indonesia negara berkembang, makanya kita kurang informasi soal gimana pola hidup lebih sehat.

Ada 2 macam tipe orang, yaitu tipe (1) 'hidup untuk makan' dan tipe (2) 'makan untuk hidup'.

Prinsip orang yang hidup untuk makan, berarti hidupnya dihabiskan untuk makan (enak) dan makan (gak sehat).
Ini adalah tipe orang yang suka wisata kuliner (gak salah koq, tapi kalo berlebihan gak baik juga), dan menikmati hidup karena doyan makan enak (gak ada orang yang doyan makanan gak enak).
Biasanya mereka rentan penyakit metabolisme seperti contohnya penyakit tekanan darah tinggi (karena kebanyakan garam dan pecin), penyakit kencing manis/ diabetes (kebanyakan konsumsi gula dan karbohidrat), dan penyakit kolesterol (kebanyakan konsumsi lemak gak sehat).

Kalo orang berprinsip makan untuk hidup, berarti makan makanan yang dikonsumsi hanya berfungsi sekedar untuk mempertahankan kehidupan.
Tipe orang seperti ini contohnya Mahatma Gandhi, liat aja fotonya betapa kurusnya dia.
Buat orang-orang seperti dia- makan gak penting penting amat yang penting besok masih bisa hidup.

Tentu aja kita gak mau terlalu extreme seperti Gandhi yang kurus langsing, tapi intinya adalah:
dengan memilih tipe apa yang kita inginkan, kita bisa memilih jenis makanan apa juga yang akan kita konsumsi.

Ada pepatah : 'You are what you eat'

Ini 150% benar, karena tubuh kita akan berterima kasih kalau kita makan makanan sehat.
Dan tubuh kita juga yang akan dirugikan kalau kita makan makanan gak sehat.

Pilihan yang kita buat sekarang dalam pikiran, akan menentukan tindakan seperti apa yang akan kita ambil sehari-harinya supaya tetap sehat.

No comments:

Post a Comment